We play more ...

Aktifitas

Link Terkait

Buletin

Dokumentasi

Hit Counter

Hari ini
:
38
Minggu ini
:
358
Bulan ini
:
3634

Profile

Profile BBTKL PP Jakarta

 

 

LATAR BELAKANG

Hakekat Pembangunan Kesehatan adalah proses yang terus menerus dan progresif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Tanggung jawab Pembangunan Kesehatan merupakan upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa dalam rangka meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang.

BBTKLPP Jakarta merupakan salah satu unit Pelaksana Tehnis di lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, sesuai dengan PerMenKes RI No.2349/MENKES/PER/XI/2011, tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Di Bidang Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit.

Sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kesehatan, BBTKLPP memiliki peran penting dan luas sebagai perpanjangan tangan pelaksanaan teknis program Dirjen PP&PL, baik dalam program  Pengendalian Penyakit dan Program Penyehatan Lingkungan di wilayah layanan dalam melaksanakan PP & PL Regional Center. Adapun Visi dan Misi dari BBTKLPP Jakarta adalah :

 

VISI

Pusat unggulan regional surveilans faktor risiko penyakit dan penyehatan lingkungan berbasis laboratorium.

 

MISI

1.    Melakukan pengujian dan pengkajian faktor risiko penyakit dan penyehatan lingkungan

2.    Mengembangkan laboratorium yang handal dan prima

3.    Merekayasa teknologi tepat guna dan penerapannya

4.    Mendorong kemampuan  wilayah layanan dalam melakukan surveilans faktor risiko berbasis laboratorium

5.    Menjalin kerjasama kemitraan dalam surveilans dan penyehatan lingkungan berbasis laboratorium

 

Penyusunan Profil BBTKLPP Jakarta Tahun 2013 mengacu kepada dua program tersebut di atas dan sesuai dengan Tupoksi (PerMenKes RI No.2349/MENKES/PER/XI/2011).  Profil BBTKLPP Jakarta berisikan hasil-hasil kegiatan yang telah dicapai dalam pelaksanaan kegiatan Tahun 2013 dan tahun-tahun sebelumnya yang ditampilkan dalam bentuk tabel, grafik, pemetaan, hasil kajian, Surveilans Epidemiologi, SKD/KLB, Surveilans Faktor Risiko Lingkungan dan Penyakit. 

Di samping itu Profil BBTKLPP  Jakarta Tahun 2013 juga menunjukkan sumber daya yang ada seperti kekuatan Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Anggaran, Sarana & Prasarana, dan kemampuan Instalasi Laboratorium dalam melayani kebutuhan masyarakat dan program dalam bentuk hasil pengujian laboratorium sebagai diagnosa  dan data akurat (evidance based), serta berbagai Pengembangan Laboratorium dan Pengembangan Model Teknologi Tepat Guna 

 

TUJUAN 

a.  Tujuan Umum :

Memberikan gambaran dan hasil kegiatan BBTKLPP Jakarta pada tahun 2013 serta perbandingan dengan tahun sebelumnya.

b.  Tujuan Khusus:

  1. Memberikan gambaran tentang BBTKLPP Jakarta.
  2. Memberikan gambaran tentang hasil kegiatan BBTKLPP Jakarta.
  3. Menggambarkan trend pencapaian hasil kegiatan BBTKLPP Jakarta dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2013
  4. Memberikan acuan untuk penyusunan perencanaan tahun berikutnya.

ORGANISASI

Balai Besar Teknik kesehatan Lingkungan dan PengendalianPenyakit (BBTKLPP) Jakarta terletak dibelahan Timur Jakarta berbatasan dengan Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat beralamat di Jalan Balai Rakyat No.2 Cakung Timur Jakarta Timur.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor : 2349/MENKES/PER/XI/2011,tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Bidang Teknik Kesehatan Lingkungan dan PengendalianPenyakit, BBTKLPP Jakarta  merupakan eselon II b yang dipimpin oleh seorang kepala dan membawahi empat eselon III b, delapan eselon IV b dan15 instalasi.

 

KEDUDUKAN, TUGAS,  DAN FUNGSI

Kedudukan

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor : 2349/MENKES/PER/XI/2011,tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Bidang Teknik Kesehatan Lingkungan dan PengendalianPenyakit, BBTKL PP adalah Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan KementerianKesehatan yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Direktur Jenderal PengendalianPenyakit dan Penyehatan Lingkungan.

Tugas dan Fungsi BBTKLPP Jakarta

 

1.    Tugas

BBTKLPP Mempunyai tugas melaksanakan surveilans epidemiologi, kajian dan penapisan teknologi, laboratorium rujukan, kendali mutu, kalibrasi, pendidikan dan pelatihan, pengembangan model dan teknologi tepat guna, kewaspadaan dini, dan Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) di bidang pengendalian penyakit dan kesehatan lingkungan serta kesehatan matra.

 

2.    Fungsi

a.    Pelaksanaan surveilans epidemiologi

b.    Pelaksanaan analisis dampak kesehatan lingkungan (ADKL)

c.    Pelaksanaan laboratorium rujukan

d.    Pelaksanaan pengembangan model dan teknologi tepat guna

e.    Pelaksanaan uji kendali mutu dan kalibrasi

f.     Pelaksanaan penilaian dan respon cepat, kewaspadaan dini, dan penanggulangan KLB/wabah  dan bencana.

g.    Pelaksanaan surveilans faktor risiko penyakit tidak menular

h.    Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan

i.      Pelaksanaan kajian dan pengembangan teknologi

j.      teknologi pengendalian penyakit, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, dan Pelaksanaan ketatausahaan dan kerumahtanggaan BTKLPP kelas 1.

 

3.   Susunan Organisasi

BBTKLPP Jakarta terdiri dari :

1.    Bagian Tata Usaha

Mempunyai tugas melaksanakan penyusunan programdan laporan, urusan keuangan, kepegawaian,dan umum.

2.    Bidang Surveilans Epidemiologi

Melaksanakan perencanaan dan evaluasi di bidang surveilans epidemiologipenyakit menular dan penyakit tidak menular, advokasi danfasilitasi kesiapsiagaan dan penanggulangan KLB, kajian dan diseminasi informasi, kesehatan lingkungan, kesehatan matra, kemitraan dan jejaring kerja,serta pendidikan dan pelatihan bidang surveilans epidemiologi.

3.    Bidang Pengembangan Teknologi dan Laboratorium

Melaksanakan perencanaan dan evaluasi, pengembangan dan penapisan teknologi dan laboratorium, kemitraan dan jejaring kerja, kesehatan lingkungan, kesehatan matra,serta pendidikan dan pelatihan bidang pengembangan teknologi dan laboratorium pengendalianpenyakit, kesehatan lingkungan dan  kesehatan matra.

4.    Bidang Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan

Melaksanakan perencanaan dan evaluasi, pelaksanaan analisis dampak lingkungan fisik dan kimia, serta dampak lingkungan biologi, dan pendidikan dan pelatihan di bidang pengendalianpenyakit, kesehatan lingkungan,  dan kesehatan matra

5.    Tugas Instalasi

Jumlah instalasi sampai dengan tahun 2012sebanyak 15instalasi yang merupakan fasilitas penunjang penyelenggaraan pelayanan laboratorium klinik dan laboratorium kesehatan masyarakat,serta penunjang administrasi.Instalasi  yang berkembang sampai Tahun 2012di BBTKLPP Jakarta terdiridari :

1.    Instalasi Kimia Fisika Air

2.    Instalasi Fisika, Kimia, Udara dan Radiasi

3.    Instalasi Kimia Fisika, Zat Padat, B3, dan Instrumen

4.    Instalasi Biologi

5.    Instalasi Klinis

6.    Instalasi Laboratorium, Reagensia dan Media

7.    Instalasi Virologi dan Imunoserologi

8.    Instalasi Entomologi

9.    Instalasi Kalibrasi

10.Instalasi Pengendalian Mutu Laboratorium Pengujian dan Kalibrasi

11.Instalasi K3 dan Pengelolaan Limbah

12.Instalasi Pelayanan Teknis

13.Instalasi  Pendidikan Dan Pelatihan

14.Instalasi Pengkajian penerapan dan pengembangan teknologi(P3T)

15.Instalasi Sarana Prasarana

6.    Kelompok Jabatan Fungsional :

Kelompok jabatan fungsional mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kelompok jabatan fungsional di BBTKLPPJakartaterdiri dari :

a.    Jabatan Fungsional Entomologi.

b.    Jabatan Fungsional Epidemiologi

c.    Jabatan Fungsional Pranata Laboratorium

d.    Jabatan Fungsional Sanitarian

 

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor : 2349/MENKES/PER/XI/2011,tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Bidang Teknik Kesehatan Lingkungan dan PengendalianPenyakit, BBTKLPP Jakarta mempunyai 5 (lima) Provinsi yang dilayani meliputi Propinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Banten, dan Kalimantan Barat.

KEBIJAKAN  DAN STRATEGI

Kebijakan

  • Meningkatkan pelayanan prima dalam rangka mempertahankan kompentensi laboratorium BBTKLPP Jakarta  terakreditasi sesuai dengan sertifikasi internasional menurut ISO/IEC 17025;2005
  • Mempertahankan kompetensi laboratorium pengujian  BBTKL Jakarta sebagai laboratorium lingkungan nasional sesuai  Permen LH No.06 Tahun 2009.
  • Memantapkan  laboratorium kesehatan lingkungan dan pengendalian penyakitsebagai sentra rujukanregional
  • Melakukan advokasi dan  fasilitasi  teknis survailans   penyakit dan faktor risiko kepada wilayah layanan dalam bentuk pendampingan 
  • Mengembangkan  teknologi tepat guna kesehatan  lingkungan untuk mendukung pengendalian penyakit yang memanfaatkan sumber daya lokal  dan  penerapannya disesuaikan  dengan kebutuhan masyarakat setempat  
  • Meningkatkan kompetensi SDM internal dan eksternal  di bidang teknis dan manajemen laboratorium, pengendalian penyakit, dan kesehatan lingkungan
  • Memantapkan kemitraan lintas program,lintas sektor,dan berbagai mitra potensial lainnya dalam surveilans dan penyehatan lingkungan berbasis laboratorium.

 

Strategi

·         Meningkatkan jalinan kemitraan dan jejaring  dengan mitra kerja

·         Meningkatkan komunikasi dan advokasi

·         Meningkatkan kemampuan penguasaan teknologi

·         Meningkatkan jaringan teknologi informasi 

·         Meningkatkan kemampuan analisis situasi dan kecenderungan serta respon cepat

·         Meningkatkan kerjasama lintas program dan lintas sektor

·         Meningkatkan profesionalisme SDM

·         Monitoring dan evaluasi

·         Peningkatan jumlah anggaran

·         Meningkatkan akuntabilitas kinerja dan layanan prima

 

GAMBARAN PROFIL WILAYAH LAYANAN BBTKLPP JAKARTA

A.     Gambaran umum wilayah layanan

BBTKLPP Jakarta, sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor : 2349/MENKES/PER/XI/2011,memiliki wilayah layanan 5 (lima) provinsi,yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Lampung, dan Kalimantan Barat. Jumlah wilayah kabupaten/kota yang dilayani oleh BBTKLPP Jakarta sebanyak 68 kabupaten/kota, yaitu:

1)    Provinsi DKI Jakarta: 5 Kota dan 1 Kabupaten, yaitu :

·         Jakarta Barat

·         Jakarta Pusat

·         Jakarta Timur

·         Jakarta Utara

·         Jakarta Selatan

·         Kab.Kepulauan Seribu

 

2)    Provinsi Jawa Barat : 9 Kota dan 17 Kabupaten, yaitu :

·         Kota Bandung

·         Kab. Ciamis

·         Kota Banjar

·         Kab. Cianjur

·         Kota Bekasi

·         Kab. Cirebon

·         Kota Bogor

·         Kab. Garut

·         Kota Cimahi

·         Kab. Indramayu

·         Kota Cirebon

·         Kab. Karawang

·         Kota Depok

·         Kab. Kuningan

·         Kota Sukabumi

·         Kab. Majalengka

·         Kota Tasikmalaya

·         Kab. Purwakarta

·         Kab. Bandung

·         Kab. Subang

·         Kab. Bandung Barat

·         Kab. Sukabumi

·         Kab. Bogor

·         Kab. Sumedang

·         Kab. Bekasi

·         Kab. Tasikmalaya

 

 

3)    Provinsi Banten: 4 Kota dan 4Kabupaten, yaitu :

·         Kota Cilegon

·         Kab. Lebak.

·         Kota Serang

·         Kab. Pandeglang

·         Kota Tangerang

·         Kab. Serang

·         Kota Tangerang Selatan

·         Kab. Tangerang

 

 

4)    Provinsi Lampung: 2 Kota dan 13Kabupaten, yaitu :

·         Kota Bandar Lampung

·         Kab. Pesawarah

·         Kota Metro

·         Kab. Pringsewu

·         Kab. Lampung Barat

·         Kab. Tanggamus

·         Kab. Lampung Selatan

·         Kab. Tulang Bawang

·         Kab. Lampung Tengah

·         Kab. Way Kanan

·         Kab. Lampung Timur

·         Kab. Tulang Bawang Barat

·         Kab. Lampung Utara

·         Kab. Pesisir Barat

·         Kab. Mesuji

 

 

5)    Provinsi Kalimantan Barat : 2 Kotadan 12 Kabupaten:

·         Kota Pontianak

·         Kab. Landak

·         Kota Singkawang

·         Kab. Melayi

·         Kab. Bengkayang

·         Kab. Pontianak

·         Kab. Kapuas Hulu

·         Kab. Sambas

·         Kab.Kayong Utara

·         Kab. Sanggau

·         Kab. Ketapang

·         Kab. Sekadu

·         Kab. Kubu Raya     

·         Kab. Sintang

 

Setiap wilayah layanan memiliki karakteristik yang berbeda antara satu dengan lainnya. Perbedaan karakteristik tersebut disebabkan oleh perbedaan sumber daya alam, perbedaan komposisi penduduk, perbedaan geografis, perbedaan infrastruktur, sosial, ekonomi, budaya dan lain sebagainya. Selain itu, keberadaan kegiatan dan/atau usaha di masing-masing daerah juga berbeda seperti antara lain: industri, pertanian, pertambangan. Perbedaan tersebut akan turut mempengaruhi status kesehatan masyarakat.